STRUKTUR DAN KOMPOSISI HUTAN BEKAS PERLADANGAN DI DESA HILIFALAGO KECAMATAN ONOLALU KABUPATEN NIAS SELATAN
Keywords:
hutan, struktur, komposisi, perladanganAbstract
Hutan dapat mengalami penurunan akibat dari berbagai kegiatan yang dilakukan oleh manusia salah satunya adalah kegiatan perladangan berpindah. Penurunan kualitas hutan mengurangi penyerapan dan penyimpanan karbon tumbuhan sehingga mempengaruhi aktivitas biologi tumbuhan dan berdampak pada keanekaragaman hayati. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui struktur hutan bekas perladangan di desa Hilifalago Kecamatan Onolalu Kabupaten Nias Selatan, (2) Untuk mengetahui komposisi hutan bekas perladangan di desa Hilifalago Kecamatan Onolalu Kabupaten Nias Selatan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif deskriptif yaitu suatu metode yang bertujuan untuk membuat gambar atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objektif yang menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut serta penampilan dan hasilnya. Penelitian ini menggunakan plot dengan ukuran 40 x 40 m. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Sampel yang dipilih karena memang menjadi sumber dan kaya dengan informasi tentang fenomena yang ingin diteliti. Berdasarkan hasil penelitian diketahui struktur hutan bekas perladangan di Desa Hilifalago Kecamatan Onolalu terdiri atas lapisan tajuk atas dan lapisan tajuk bawah yaitu stratum A, B, C, dan D dan yang paling banyak ditemukan adalah lapisan tajuk pada stratum C, sedangkan komposisi hutan bekas perladangan Kecamatan Onolalu terdiri atas 8 famili dan 10 jenis dengan 44 jumlah individu. Nilai penting tertinggi ditemukan pada jenis Hevea brasiliensis Muell. Arg. (110,68%), dan famili yang dikategorikan sebagai famili dominan adalah famili Euphorbiaceae.
References
Bago, A. S. (2008). Komposisi dan Struktur Pohon pada Bekas Illegal Logging Di Kawasan Bukit Gajabuih Ulu Gadut Kodya Padang. Universitas Andalas Padang.
Kunarso, A., & Azwar, F. (2015). Struktur Dan Komposisi Vegetasi Hutan Bekas Tebangan Di Rimbo Sekampung, Sumatera Selatan. Jurnal Penelitian Hutan Dan Konservasi Alam, 12(1), 1–17. https://doi.org/10.20886/jphka.2015.12.1.1-17
Kusmana, C. (2017). Metode Survei Vegetasi. Bogor: IPB Press.
Kustian, R., Budhi, S., & Fernando, T. (2015). Studi Dinamika Vegetasi di Areal Bekas Perladangan di Desa Mandor Kabupaten Landak. Jurnal Hutan Lestari, 3(1), 1–7. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.26418/jhl.v3i1.8875
Meyer, H. (1952). Structure, Growth, and Drain in Balanced Uneven-aged Forests. Journal of Forestry, 50(2), 85–92. https://doi.org/10.1093/jof/50.2.85
Nitami, D. (2021). FAKTOR YANG MEMENGARUHI SISTEM PERTANIAN PERLADANGAN BERPINDAH. (Studi Kasus: Kelurahan Muara Laung I Kereana Kecamatan Laung Tuhup Kabupaten Murung Raya Tahun 2021). Universitas Widya Dharma Klaten.
Nursal, S., & Sirait, I. N. (2014). Karakteristik Komposisi Dan Stratifikasi Vegetasi Strata Pohon Komunitas Riparian Di Kawasan Hutan Wisata Rimbo Tujuh Danau. Jurnal Biogenesis, 9(2), 40–46. http://ejournal.unri.ac.id/index.php/JPSB/article/view/1897
Odum, E. (1971). Fundamentals of Ecology (3rd ed.). London: W.B. Sounders company.
Rehulina, Purwoko, A., & Latifah, S. (2014). Komposisi dan Stratifikasi Vegetasi Pohon di Hutan Pendidikan Universitas Sumatera Utara, Tongkoh, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. Peronema Forestry Sains Journal, 3(2), 3–7. https://jurnal.usu.ac.id/index.php/PFSJ/article/view/13235
Samto Atmodjo, P., & Suripin, S. (2012). The Effect of Water Level on The Effectiveness of Sediment Flushing. International Journal of Waste Resources, 2(2), 20–31. https://doi.org/10.12777/ijwr.2.2.2012.20-31
Statistik, B. P. (2012). Nias Selatan dalam Angka. Luas wilayah Kabupaten Nias Selatan dan Luas hutan di Kabupaten Nias Selatan menurut jenisnya. Telukdalam: BPS Nias Selatan.
Statistik, B. P. (2017). Nias Selatan dalam Angka. Jumlah Kependudukan dan Ketenagakerjaan di Kabupaten Nias Selatan.
Statistik, B. P. (2020). Nias Selatan dalam Angka. Jumlah penduduk dan luas penggunaan lahan di Kabupaten Nias. Telukdalam: BPS Nias Selatan.
Suci, Dahlan, Z., & Yustian, I. (2017). Propil Vegetasi di Kawasan Hutan Konservasi Suaka Margasatwa Gunung Raya Kecamatan Warkuk Kabupaten Oku Selatan. Jurnal Penelitian Sains, 19(1), 47–53.
Supriadi. (2011). Hukum Kehutanan Dan Hukum Perkebunan Di Indonesia (1st ed.). Sinar Grafika: Jakarta. http://opac.pknstan.ac.id:80/index.php?p=show_detail&id=6447
Whitmore, T. C. (1998). An Introduction to Tropical Rain Forests (2nd ed.). Oxford: Clarendon Press.
Whittaker, R. (1974). Climax Concepts and Recognition (R. Knapp (ed.)). The Hague: W. Junk Publishers. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/978-94-010-2344-3_14.


