Main Article Content

Crishartanto Simanungkalit
Rumiris Simatupang
Dedi Mizwar
David
Dian

Abstract

Luka adalah terputusnya kontinuitas jaringan akibat substansi jaringan yang rusak atau hilang sehingga dapat menyebabkan kerusakan fungsi perlindungan kulit dan dapat disertai dengan kerusakan jaringan lain. Luka dapat terjadi akibat terjatuh, kecelakaan kendaraan bermotor, trauma tajam atau tumpul, maupun proses pembedahan. Jenis luka yang terjadi dapat berupa luka lecet (70,9%), luka robek (23,2%), luka memar, luka sayat, luka tusuk, maupun luka tembak. Prevalensi luka di Indonesia menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia tahun 2013 mencapai 8,2%. Perawatan luka umumnya masih menggunakan suatu metode untuk berbagai kondisi luka. Perawatan luka harus menyesuaikan kondisi dan problem luka yang terjadi sehingga proses penyembuhan luka dapat berlangsung dengan baik dalam waktu yang singkat tanpa adanya gangguan akibat luka yang akan berdampak pada produktivitas kerja dan biaya yang dikeluarkan dalam perawatan luka.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Simanungkalit, C., Rumiris Simatupang, Dedi Mizwar, David, & Dian. (2019). Cara Menejemen Perawatan Luka Pada Pasien DM di Pasir Bidang Tahun 2019. TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM), 2(2, Nopembe), 119-128. Retrieved from http://ejournal.iocscience.org/index.php/abdimas/article/view/2466
References
Sjamsuhidajat R, Jong D. Buku ajar ilmu bedah. Jakarta: EGC; 2011.
Ryan KJ, Ray GC. Sherris medical microbiology. USA: Mc Graw Hill; 2004.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Riset kesehatan dasar. Jakarta: Departemen Kesehatan RI; 2013.
Bryant R. Acute and chronic wounds: current manangement concept. Philadelphia: Mosby Elsevier; 2007.
Perdanakusuma DS. Cara mudah merawat luka. Surabaya: Airlangga University Press; 2017.
Kartika R. Perawatan luka kronis dengan modern dressing. CDK. 2015; 42(7):546.
Sjamsuhidajat R, Jong D. Buku ajar ilmu bedah. Jakarta: EGC; 1998.
Canpolat I, Basa A. Wound healing and current treatment techniques. Agricultural and Veterinary Sciences. 2017; 1(3):180–4.
Velnar T, Bailey T. The wound healing process: an overview of the cellular and molecular mechanisms. J Int Med Res. 2009; 37:1528.
Satyo AC, Criminales K. Aspek medikolegal luka pada forensik klinik. Majalah Kedokteran Nusantara. 2006; 39(4):430–2.
Guest JF, Ayoub N, McIlwraith T, Uchegbu I, Gerrish A, et al. Health economic burden that different wound types impose on the UK's National Health Service. Int Wound J. 2017; 14:322–30.
Widgerow AD. The burn wound exudatean under-utilized resource. Burns. 2015; 41:11–17.
Zhang X, Sun D, Jiang GC. Comparative efficacy of nine different dressings in healing diabetic foot ulcer: a bayesian network analysis. J Diabetes. 2018; 11:418– 26.
Tiwari VK. Burn wound: how it differs from other wounds? Indian J Plast Surg. 2012; 45:364–73.
Suzuki K, Birnbaum Z, Lockhart R. Skin perfusion pressure and wound closure time in lower extremity wounds. J Am Coll Clin Wound Spec. 2017; 9:14–18..