Pemberian Masker Serta Penyuluhan ISPA Pada Anak Pada Masyarakat Kelurahan Pasir Bidang Kecamatan Sarudik Tahun 2019
Main Article Content
Abstract
ISPA merupakan penyakit yang sering terjadi seiring tibanya musim kemarau dan meningkatnyakebakaran hutan dan lahan. Berbagai upaya dilakukan untuk pengendalian ISPA, salah satunyapenanganan pada gangguan pernapasan akibat kabut asap. Selain itu juga sebagian masyarakat masih menganggap sepele penyakit ISPA dan belum terbiasa untuk menggunakan masker pada saat melakukan kegiatan dan aktifitas. Oleh karena itu, perlu diadakan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ISPA. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku kesehatan masyarakat terhadap bahaya ISPA.. Setelah diberikan edukasi melalui penyuluhan dan dilakukan evaluasi pada peserta diperoleh peningkatan perilaku kesehatan masyarakat terhadap bahaya ISPA, hal ini dilihat dari motivasi dan antusiasme para peserta untuk menggunakan masker, sehingga mereka lebih waspada terhadap resiko penularan ISPA.
Downloads
Article Details
Amin, M. 2010. Dampak Kebakaran Hutan pada Pernapasan dalam Buku AjarI lmu Penyakit Paru. Surabaya:Departemen Ilmu Penyakit Pari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.
Anonymous. 2019. Di Banjarmasin, 26 Puskesmas Tangani Pasien ISPA Karena Asap. (http://kumparan.com). 20 September 2019Kemenkes RI.2015. Masalah Kesehatan Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutandan Lahan. Pusat Informasi dan Data Kementrian Kesehatan. Jakarta Selatan
Kemenkes RI. (2017). Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular2015-2019. http://p2ptm.kemkes.go.id/uploads/VHcrbkVobjRzUDN3UCs4eUJ0dVBndz09/2018/10/ Buku_Rencana_Aksi_Nasional_2015_2019.pdf. Diakses tanggal20 September 2019
Kembaren, Lidya. (2019). Pak Jokowi,Ratusan Ribu Rakyat Kena ISPA Gegara Karhutla.https://www.cnbcindonesia.com/news/20190922111456-4-101250/pak-jokowi-ratusan-ribu-rakyat-kena-ispa-gegara-karhutla. Diakses tanggal 22 September 2019.
Kunoli, M.F. 2013. Pengantar Epidemiologi Penyakit Mnular. Jakarta : TIM.Notoadmojo, Soekidjo. (2007). PromosiKesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta:Rineka Cipta.Notoadmojo, Soekidjo. (2007). Promosi Kesehatan; Teori dan Aplikasi. Jakarta:Rineka Cipta.Pusdatin
Kemenkes RI. 2015. Masalah Kesehatan Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2015. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI.
Puskesmas Alalak Tengah. 2018. Laporan Tahunan Puskesmas Alalak Tengah. Banjarmasin. Suni, N.S.P., (2019). Strategi Pengendalian ISPA Akibat Kebakaran Hutan danLahan.http://berkas.dpr.go.id/puslit/files/info_singkat/Info%20Singkat-XI-19-I-P3DI-Oktober-2019-1957.pdf.Diakses tanggal 20 Oktober 2019.
Bimbingan Keterampilan Dalam Penatalaksanaan Infeksi Saluran Pernafasan Akut Pada Anak. Jakarta,:10,1991:SP2PT, (2016), Data Insiden ISPA, Puskesmas Barombong, Makassar.
Oktaviani D, Fajar, Purba IG. 2010. Hubungan kondisi fisik rumah dan perilaku keluarga terhadap kejadian ISPA pada anak balita di kelurahan Cambai Kota Prambulih Tahun 2010. Jurnal Pembangunan Manusia. 4 (12).
Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar. 2014. Laporan Bulanan Program P2 ISPA Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar. Polewali: Dinkes Polewali Mandar.
Prameswari, G.N. 2009. Hubungan Lama Pemberian Asi Secara Ekslusif Dengan Frekuensi Kejadian ISPA. Universitas Negeri Semarang, Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat 5(1): 30.
Suryani I., Edison, Naza J. 2015. Hubungan Lingkungan Fisik dan Tindakan Penduduk dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya. Jurnal Kesehatan Andalas. 4 (1).
Yusup, A.N., Sulistyorini, L. 2005. Hubungan Sanitasi Rumah secara Fisik dengan Kejadian ISPA pada