Code Transfer And Code Mixing In A Conversation At Batu Market 12, Cot Girek District, North Aceh Regency
DOI:
https://doi.org/10.35335/geneus.v9i1.2140Keywords:
local wisdom, sinandong, oral tradition, Tanjungbalai Malay, literary anthropologyAbstract
The sinandong oral tradition has lost its support because people rarely use this tradition. The tradition of bersinandong is currently only used at night ceremonies which are initiated in Malay traditional marriage ceremonies and as entertainment in shells party ceremonies and swinging children. Therefore, researchers are interested in raising this hum as research material so that the public can get to know it better. The writing of this thesis was done to describe the local wisdom contained in the Tanjungbalai Malay oral tradition synandong. To achieve this goal, the researcher uses literary anthropology theory. The data analysis technique was carried out by descriptive analysis. Local wisdom contained in the Sinandong oral tradition of Tanjungbalai Malay, namely hard work, education, health.
References
Alwi. 2003. Metode Penelitian. Gramedia: Jakarta.
Arif Wijaya, Ginanjar. 2016. “Campur Kode Dan Alih Kode Tuturan Dalam Perdagangan Di Pasar Klewer Surakarta”(Skripsi). Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Chaer, Abdul. 1994. Lingustik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.
Chaer, Abdul & Leonie Agustina. 2004. Sosiolinguistik Perkenalan Awal (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta. Chaer, Abdul & Leonie Agustina. 2010. Sosiolinguistik Perkenalan Awal (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Fawaidati Khusnia, Anisatul. 2016. “Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Percakapan Sehari-hari Masyarakat Kampung Arab Kota Malang” (Tesis). Yogyakarta: Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga.
Guntur, Henry. 1989. Pengajaran Kompetensi Bahasa Indonesia. Bandung: Angkasa. Kridalaksana, Harimurti. 2008. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia.
Markhamah. 2000. Etnik Cina: Kajian Linguis Kultural. Surakarta: Muhammadiyah University Press.
Marni, Wa Ode. 2016. “Campur Kode Dan Alih Kode Dalam Peristiwa Jual Beli Di Pasar Labuan Tobelo Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara” Jurnal (Bastra) Bahasa dan Sastra (Online). ojs.uho.ac.id/index.php/BASTRA. Diakses pada tanggal 15 Mei 2017
Mustikawati, Diah Atiek. 2015. “Alih Kode dan Campur Kode Antara Penjual dan Pembeli” Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran (Online). jurnal.umpo.ac.id/index.php/DIM. Diakses pada tanggal 16 Maret 2017.
Nababan, P.W.J. 1986. Sosiolinguistik Suatu Pengantar. Jakarta: Gramedia Nababan, P.W.J. 1993. Sosiolinguistik Suatu Pengantar. Jakarta: PT Gramedia.
Poedjosoedarmo, Soepomo. 1978. Kode dan Alih Kode di dalam Widyaparwa 15.Yogyakarta: Balai Penelitian Bahasa. Rahardi, Kunjana. 2010. Kajian Sosiolinguistik Ihwal Kode dan Alih Kode.Yogyakarta: Ghalia Indonesia.
Ritonga, Parlaungan dkk. 2016. Bahasa Indonesia Praktis. Medan: Bartong Jaya.
Rulyandi, Rohmadi Muhammad, dan Tri Sulistyo Edy. 2014. “Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SMA” Jurnal Paedagogia (Online). jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/paedagogia. Diakses pada tanggal 15 Mei 2017.
Saville-Troike, Muriel. 1991. Etnografi Komunikasi Suatu Pengenalan (Diterjemahkan oleh Ajid Che Kob). Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
Sudaryanto. 2015. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press. Sumarsono, dan Partana, P. 2004. Sosiolinguistik. Yogyakarta: Sabda.
Sutrisni, Sri. 2005. “Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Wacana Interaksi Jual Beli Di Pasar JoharSemarang”(Tesis).Semarang: Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Pascasarjana, Universitas Negeri Semarang.
Suwito. 1985. Sosiolinguistik Pengantar Awal. Surakarta: Henary Offset.
Tri Atmojo, Dhanang. 2013. “Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Kelompok Masyarakat Perantau Di Desa Kedung Bagong, Sidomakmur,
Widodaren, Ngawi” (Skripsi). Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
