Mix Indonesian Code In Buying And Selling At Simpang Limun Market In Medan Sociolinguistic Study
Keywords:
Mix Code, Indonesian Language, Karo Language, Javanese Languag, Padang Language, English Language, Bilingualism, Types of WordsAbstract
This thesis describes: Mix code in Indonesian for the Buy and Sell situation at Simpang Limun Market, Medan. The problem studied is how to mix code in the market and determine the type of words in the code mix. In this research, the method used is the observation method. The technique used is the basic technique of tapping with advanced techniques of observation and recording techniques. The data assessment method is an equivalent method followed by the basic technique of sorting the determinants. The theory used in this study uses the sociolinguistic theory approach, bilingualism, mix codes and types of words. Furthermore, the results of this study on code mixing that occurred in Pasar Simpang Limun Medan were found words and phrases. And in the event of code mixing, there was an inner code-mixing in the form of a regional language that inserted in the first language, namely Indonesian, and outher code-mixing in the form of a foreign language, namely English which inserted into the first language, namely the language. Indonesia. The types of words according to Keraf are divided into four parts, namely: 15 nouns, 5 verbs, 9 adjectives, and 2 tasks, and what often appears is the type of noun ( noun).
References
Auzar dan Hermandra. 2007. Sosiolinguistik. Pekanbaru: Cendikia Insani.
Aritonang,Kartini. 2016. “ Campur Kode Bahasa Indonesia dalam Jual Beli di Pasar Inpres Kwala Bekala Medan”.Skripsi. FS. Sastra Indonesia. Universitas Sumatera Utara Medan.
Chaer, Abdul. 2004. Linguistik Umum. Jakarta : Rineka Cipta.
Chaer,Abdul dan Leoni Agustina. 2010. Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta : Rineka Cipta. Gorys Keraf,Dr. 1984. Tata Bahasa Indonesia. Ende-Flores : Nusa Indah.
Kridalaksana, Harimurti. 1984. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia.
Lado, Robert. 1964. Linguistik di Pelbagai Budaya. Terjemahan Dardjowidjojo.Bandung : Ganaco NV.
Mustikawati, Diyah,Atiek. 2015. “ Alih Kode dan Campur Kode Antara Penjual dan Pembeli”.Jurnal. Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran: Universitas
Muhammadiyah Ponorogo. Jurnal.umpo.ac.id/index.php/DIM. Diakses pada tanggal 16 Maret 2017.
Muslich, Masnur. 2008. Tata Bentuk Bahasa Indonesia: Kajian ke Arah Tatabahasa Deskiptif. Jakarta: Bumi Aksara. Nababan, P.W.J. 1991. Sosiolinguistik: Suatu Pengantar. Jakarta: PT Gramedia.
Nababan, PWJ. 1986. Sosiolinguistik: Suatu Pengantar. Jakarta: PT. Gramedia.
Purnamawati, Azizah. 2006. “ Campur Kode dan Ahli Kode Penjual dan Pembeli di Psasar Johar Semarang”. Skripsi.
Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni IKIP PGRI Semarang.
Rokhman, Fathur. 2013. Sosiolinguistik : Suatu Pendekatan Pembelajaran Bahasa dalam Masyarakat Multikultural.
Yogyakarta: Graha Ilmu.
Stanton, William J. 1993. Prinsip Pemasaran. Jakarta: Edisi ke tujuh, Alih Bahasa Y. Lamarto, Erlangga. Sudaryanto, 2015. Metode dan Aneka Teknik AnalisisBahasa.Yogyakarta: Duta Wacana University Press. Sugono, Dendy, dkk. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Sumarsono, dan Partana, P. 2004. Sosiolinguistik. Yogyakarta. Sabda.
Susmita,Nelvia. 2015. “Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Pembelajaran bahasa daerah yang menyisip pada bahasa pertama yaitu bahasa Indonesia dan Pembelajaran”. Jurnal. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Wilayah Jambi di Sungai Penuh.
Sutrisni,Sri. 2005“ Alih Kode dan Campur Kode dalam Wacana Interaksi Jual Beli di Pasar Johar Semarang”. Tesis.
Semarang: Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Pascasarjana. Universitas Negeri Semarang.
Suwito. 1982. Sosiolinguistik: Teori dan Problema. Surakarta: Henary offset.
Wardhaugh, Ronald. 2002. An Introduction to Sociolinguistics, Oxford: Blackwell Publishing. http://islamiwiki.blogspot.co.id/2014/06/pengertian-jual-beli-hukum-syarat.html#.WNsdC0AdCZQ. http://www.academia.edu/7638557/LAPORAN_KEUANGAN
