Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Tendangan Sabit Pencak Silat Melalui Gaya Mengajar Komando Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Panai Hulutahun Pelajaran 2021/2022

Penulis

  • Sri Rahayu Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia

Kata Kunci:

Pencak Silat, Tendangan Sabit, Gaya Mengajar Komando

Abstrak

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dan diadakan pada 2 siklus. Tiap siklus memiliki empat tahapan yakni: Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, dan Refleksi. Data penilitian ini bersumbernya siswa/I kelas X SMA Negeri 1 Panai Hulu berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data melalui pengamatan, tes kemampuan, dengan penelitian capaian pembelajaran tendangan busur depan pencak silat. Metode dengan penkumpulan data dilakukan berdasarkan langkah tes, dan pengamatan kepada siswa siswi dimana kurang dalam teknik dasar tendangan sabit pencak silat. Adapun penilaian atau alat pengumpulan data dalam penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes berbentuk tes melalui gaya mengajar komando ketika saat akktivitas belajar mengajar terlaksana. Berdasarkan hasil analisis yang di dapat terjadinya meningkatan dan sangat tinggi berdasarkan siklus I dan siklus II. Capaian belajar pada siklusI pada golongan tuntas ialah53,3% dan pada siklus II terjadinya meningkat capaian belaja siswa/i pada golongan tuntas senilai 90%.

Referensi

Abu Choll. 2013.Buku AjarPenjasorkes.Surakarta: Citra Pustaka.

Azhar, Arsyad. 2010. MediaPembelajaran. Jakarta: PT. Raja GrafindoPersada.

Azhar, Arsyad. 2010. Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja GrafindoPersada.

Anita, Srii. 2008. MediaPembelajaran. Surakarta: PanitiaSertifikasi Guru Raayon 13 FKIP UNS Surakarta.

Arysad, Azhar. 2009. MediaPembelajaran. Jakarta :Rajawali Press.

Alwi, Hasan. dkk. 2008. SejarahPerkembanganPencakSilat. Yogyakarta: Andi Yogyakarta

Aunurrahman. 2009. BelajardanPembelajaran. Bandung: Alfabeta

Aunurrahman. 2009. BelajardanPembelajaran. Bandung: Alfabeta

Adisasmita, Yusuf. 1989. Prinsip-prinsip Pendidikan Jasmani: Hakekat. Filsafat dan Peranan Pendidikan Jasmani dalam Masyarakat. Jakarta: DepartemenPendidikandanKebudayaan

Adisasmita, Yusuf. 1989. Prinsip-prinsip Pendidikan Jasmani: Hakekat. Filsafat dan Peranan Pendidikan Jasmani dalam Masyarakat. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Barabara L. Vieera, Ms. Bonie JII Fergguson.2004. Bola voliTingkatPemula. Jakarta: PT. Rajagrafindo

B. Uno, Hamzah. 2008. Teori Motivasi dan Pengukurannya, Jakarta :Bumi. Aksara

Bahagia,Yoyodan Suherman, Adang. 2000. Prinsip-prinsip Pengembangan dan Modifikasi Cabang Olahraga. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Bagian Proyek Penataran Guru SLTP Setara D-III.

DimyatidanMudjiono. 2006. BelajardanPembelajaran. Jakarta: PT RinekeCipta

Ismihyani.2000. MeningkatkanHasilBelajar.Jakarta :RinekaCipta

Lubis, Johansyah, &Wardoyo, Hendro. 2014. PencakSilat –edisikedua. Jakarta: RajawaliPers

Lutan, Rusli.2001. Asas-asasPendidikanJasmani. Jakarta:Depdiknas

Sagala, Syaiful. 2010. SupervisiPembelajarandalamProfesiPendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sudjana, Nana. 2005. Dasar-dasar ProsesBelajarMengajar. Bandung: SinarBaruAlgensindo.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2020-03-30

Cara Mengutip

Rahayu, S. (2020). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Tendangan Sabit Pencak Silat Melalui Gaya Mengajar Komando Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Panai Hulutahun Pelajaran 2021/2022. Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan, 10(2), 116-119. Diambil dari http://ejournal.iocscience.org/index.php/Cendikia/article/view/3179