Citizenship education in building students' participatory attitudes towards HIV/AIDS prevention

Penulis

  • Dahlan Sitohang Sekolah Tinggi Kesehatan Nasional, Sukoharjo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35335/cendikia.v14i5.4730

Kata Kunci:

HIV/AIDS , Civic Education , Participatory Attitude

Abstrak

The aim of the research is to find out how Citizenship Education Learning can build student attitudes towards dealing with HIV/AIDS. The research subjects were students at the National College of Health Sciences. The research object is Citizenship Education. The method used by researchers in this research is the descriptive method. This research data collection technique was carried out through a process of observation, interviews and documentation. Citizenship education fosters good character values so that students can face problems wisely so that students are able to become agents in overcoming HIV/AIDS which is carried out through community service in the form of socialization both through social media and directly related to the causes and negative impacts. caused. In developing students' civic disposition in tackling HIV/AIDS, student commitment is needed, building a culture of literacy in the campus environment so that the risks caused by HIV/AIDS are clear and maximizing existing legal regulations so that people feel afraid of committing violations of prostitution behavior.

Referensi

Aisyah, S. 2021. Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Meningkatkan Literasi Budaya Menyongsong Era Revolusi 4.0 di SMKN 3 Banjarbaru. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 11(01), 49–56

Depdiknas. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Direktur Jenderal P2P. (2021). Laporan Perkembangan HIV AIDS & Penyakit lnfeksi Menular Seksual (PIMS) Triwulan I Tahun 2021. Kementerian Kesehatan RI, 4247608(021), 613–614.

Fusnika. 2014. Pembinaan Civic Disposision Berbasis Nilai-Nilai Kemanusian Pada Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, Vol 23 Nomor 1.

Kemenkes RI. (2020). Infodatin HIV AIDS. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 1–8

Media & Data RC. Kebijakan Penanggulangan AIDS di Indonesia.www.rumahcemara.or.id (diaksestanggal 10 Mei 2023). 2016.

Meleong.L.J. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Naully, P. G., & Romlah, S. (2018). Prevalensi HIV dan HBV pada Kalangan Remaja. Jurnal Kesehatan, 9(2), 280. https://doi.org/10.26630/jk.v9i2.908

Nasronuddin.HIV & AIDS Pendekatan Biologi Molekuler, Klinis dan Sosial Edisi 2. Surabaya: Airlangga University Press. 2014.

Notoatmodjo, Soekidjo,2003, Pengembangan Sumber Daya Manusia, Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Samsuri. 2008. Pengembangan Kewarganegaraan Sebagai Wahana Membangun Karakter Warga Negara. Tidak diterbitkan

Soemantri, Nu’man. (2001). Masalah Hak dan Kewajiban Warganegara dalam Kapita Selekta Pendidikan Kewarganegaraan untuk Mahasiswa Bagian I. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional.

Sugiono. 2014. Metode Penelitian Pendidikan “Pendekatan Kuantitatif dan RNB. Alfabeta: Bandung.

Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

Widiatmaka, P. 2016. Kendala Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membangun Karakter Peserta Didik di dalam Proses Pembelajaran. Jurnal Civics .13 (2) hlm. 188-19

Winataputra, dan Budimansyah, D. (2007). Civic Education ‘Konteks, Landasan, Bahan Ajar dan Kultur Kelas. Bandung: Program Studi Pendidikan Kewraganegaraan Sekolah Pasca Sarjana UPI.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-04-14

Cara Mengutip

Sitohang, D. (2024). Citizenship education in building students’ participatory attitudes towards HIV/AIDS prevention. Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan, 14(5), 496-502. https://doi.org/10.35335/cendikia.v14i5.4730