EVALUASI KESESUAIAN LAHAN PADA TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.) DI KECAMATAN PASIRWANGI KABUPATEN GARUT MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Keywords:
Evaluasi Lahan, Kesesuaian Lahan, Sistem Informasi Geografis, TomatAbstract
Pengembangan budidaya tomat dipengaruhi oleh kondisi lahan. Kegiatan evaluasi lahan penting dilakukan untuk melihat kesesuaian lokasi untuk pengembangan tanaman agar tidak terjadi degradasi lahan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kondisi kesesuaian lahan untuk tanaman tomat di Kecamatan Pasirwangi Kabupaten Garut. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif yang dispasialkan dengan beberapa variable, seperti curah hujan, kondisi tanah (pH, tekstur tanah, drainase dan erosi), dan kemiringan lereng. Masing-masing variabel tersebut kemudian diberikan pengharkatan sesuai dengan kepentingannya. Tahap terakhir adalah penyajiannya kesesuaian lokasi berupa peta kesesuaian lahan tanaman tomat beserta luasannya. Hasil penelitian menunjukkan kesesuaian lahan tanaman tomat di Kecamatan Pasirwangi adalah sangat sesuai (S1) seluas 837 ha, cukup sesuai (S2) seluas 4.331 ha, dan sesuai marjinal (S3) seluas 268 ha. Dari hasik tersebut dapat dikatakan bahwa Kecamatan Pasirwangi berpotensi sesuai untuk dikembangkan sebagai salah satu sentra tomat di Kabupaten Garut.
References
Alamdari, P., & Amanifar, S. (2015). Land Suitability Classification of East Azerbaijan Research Station for Tomato , Potato , Onion and Bean. 5852, 117–122.
Arifin, M., Putri, N. D., Sandrawati, A., & Harryanto, R. (2019). Pengaruh Posisi Lereng terhadap Sifat Fisika dan Kimia Tanah pada Inceptisols di Jatinangor. SoilREns, 16(2), 37–44. https://doi.org/10.24198/soilrens.v16i2.20858
Blanca, J., Cañizares, J., Cordero, L., Pascual, L., Diez, M. J., & Nuez, F. (2012). Variation Revealed by SNP Genotyping and Morphology Provides Insight into the Origin of the Tomato. PLoS ONE, 7(10). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0048198
Dan, N. N., Ping, L. G., & Lang, L. P. C. (2018). Land Unit Mapping and Evaluation of Land Suitability for Agro - Forestrye in Thua Thien Hue province - VietNam as an Example. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 159(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/159/1/012012
FERNANDEZ-GALIANO, E. (1959). Systematic botany and pharmaceutical plants. In Anales de la Real Academia de Farmacia (Vol. 25).
Hidayah, A. N., Budiyanto, S., & Purbajanti, E. D. (2022). Evaluasi Kesesuaian Lahan Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah Sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Komoditas Sayuran. Jurnal Tanah Dan Sumberdaya Lahan, 9(2), 395–404. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2022.009.2.20
Liuto, R., Katili, H. A., & Puspapratiwi, D. (2022). Penilaian Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Hortikultura Di Desa Potil Pololoba Kabupaten Banggai Laut. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian, 2(2), 190–194. https://doi.org/10.52045/jimfp.v2i2.336
Mousavi, S., Sarmadian, F., Alijani, Z., & Taati, A. (2017). Land suitability evaluation for irrigating wheat by Geopedological approach and Geographic Information System: A case study of Qazvin plain, Iran. Eurasian Journal of Soil Science (Ejss), 6(3), 275–275. https://doi.org/10.18393/ejss.297251
Mujiyo, M., Nugroho, D., Sutarno, S., Herawati, A., Herdiansyah, G., & Rahayu, R. (2022). Evaluasi Kemampuan Lahan sebagai Dasar Rekomendasi Penggunaan Lahan di Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Wonogiri. Agrikultura, 33(1), 56. https://doi.org/10.24198/agrikultura.v33i1.37950
Romero-Aranda, R., Soria, T., & Cuartero, J. (2002). Greenhouse mist improves yield of tomato plants grown under saline conditions. Journal of the American Society for Horticultural Science, 127(4), 644–648. https://doi.org/10.21273/jashs.127.4.644
Sirba, H. Y., Begna, T., & Gojam, M. (2022). Evaluating performance of recently released tomato ( Lycopersicon Evaluating performance of recently released tomato ( Lycopersicon esculentum Mill .) varieties at highland areas of West Hararghe , Ethiopia. 5(January), 18–24.
Sujitno, E., Fahmi, T., & Djatnika, I. (2015). Usahatani Tumpang Sari Tanaman Tomat dan Cabai di Dataran Tinggi Kabupaten Garut.
Sutapradja, H., & Sutapradja, H. (2008). Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat Kultivar Intan dan Mutiara pada Berbagai Jenis Tanah. Jurnal Hortikultura, 18(2), 160–164.
Swardana, A., Januar, R., Mansyur, A., Ismail, F., Ginanjar, R., Pertanian, D. F., Garut, U., Pertanian, M. F., & Garut, U. (2020). Jl. Raya Samarang No.52A, Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151. November.
Wahyunto, & Dariah, A. (2014). Degradasi Lahan di Indonesia: Kondisi Existing, Karakteristik, dan Penyeragaman Definisi Mendukung Gerakan Menuju Satu Peta. Jurnal Sumberdaya Lahan, 8(2), 81–93. https://doi.org/10.2018/jsdl.v8i2.6470
Alamdari, P., & Amanifar, S. (2015). Land Suitability Classification of East Azerbaijan Research Station for Tomato , Potato , Onion and Bean. 5852, 117–122.
Arifin, M., Putri, N. D., Sandrawati, A., & Harryanto, R. (2019). Pengaruh Posisi Lereng terhadap Sifat Fisika dan Kimia Tanah pada Inceptisols di Jatinangor. SoilREns, 16(2), 37–44. https://doi.org/10.24198/soilrens.v16i2.20858
Blanca, J., Cañizares, J., Cordero, L., Pascual, L., Diez, M. J., & Nuez, F. (2012). Variation Revealed by SNP Genotyping and Morphology Provides Insight into the Origin of the Tomato. PLoS ONE, 7(10). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0048198
Dan, N. N., Ping, L. G., & Lang, L. P. C. (2018). Land Unit Mapping and Evaluation of Land Suitability for Agro - Forestrye in Thua Thien Hue province - VietNam as an Example. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 159(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/159/1/012012
FERNANDEZ-GALIANO, E. (1959). Systematic botany and pharmaceutical plants. In Anales de la Real Academia de Farmacia (Vol. 25).
Hidayah, A. N., Budiyanto, S., & Purbajanti, E. D. (2022). Evaluasi Kesesuaian Lahan Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah Sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Komoditas Sayuran. Jurnal Tanah Dan Sumberdaya Lahan, 9(2), 395–404. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2022.009.2.20
Liuto, R., Katili, H. A., & Puspapratiwi, D. (2022). Penilaian Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Hortikultura Di Desa Potil Pololoba Kabupaten Banggai Laut. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian, 2(2), 190–194. https://doi.org/10.52045/jimfp.v2i2.336
Mousavi, S., Sarmadian, F., Alijani, Z., & Taati, A. (2017). Land suitability evaluation for irrigating wheat by Geopedological approach and Geographic Information System: A case study of Qazvin plain, Iran. Eurasian Journal of Soil Science (Ejss), 6(3), 275–275. https://doi.org/10.18393/ejss.297251
Mujiyo, M., Nugroho, D., Sutarno, S., Herawati, A., Herdiansyah, G., & Rahayu, R. (2022). Evaluasi Kemampuan Lahan sebagai Dasar Rekomendasi Penggunaan Lahan di Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Wonogiri. Agrikultura, 33(1), 56. https://doi.org/10.24198/agrikultura.v33i1.37950
Romero-Aranda, R., Soria, T., & Cuartero, J. (2002). Greenhouse mist improves yield of tomato plants grown under saline conditions. Journal of the American Society for Horticultural Science, 127(4), 644–648. https://doi.org/10.21273/jashs.127.4.644
Sirba, H. Y., Begna, T., & Gojam, M. (2022). Evaluating performance of recently released tomato ( Lycopersicon Evaluating performance of recently released tomato ( Lycopersicon esculentum Mill .) varieties at highland areas of West Hararghe , Ethiopia. 5(January), 18–24.
Sujitno, E., Fahmi, T., & Djatnika, I. (2015). Usahatani Tumpang Sari Tanaman Tomat dan Cabai di Dataran Tinggi Kabupaten Garut.
Sutapradja, H., & Sutapradja, H. (2008). Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat Kultivar Intan dan Mutiara pada Berbagai Jenis Tanah. Jurnal Hortikultura, 18(2), 160–164.
Swardana, A., Januar, R., Mansyur, A., Ismail, F., Ginanjar, R., Pertanian, D. F., Garut, U., Pertanian, M. F., & Garut, U. (2020). Jl. Raya Samarang No.52A, Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151. November.
Wahyunto, & Dariah, A. (2014). Degradasi Lahan di Indonesia: Kondisi Existing, Karakteristik, dan Penyeragaman Definisi Mendukung Gerakan Menuju Satu Peta. Jurnal Sumberdaya Lahan, 8(2), 81–93. https://doi.org/10.2018/jsdl.v8i2.6470


